Sungai Beracun: Investigasi Dampak Limbah Industri di Sungai Brantas terhadap Kesehatan Warga
Keywords:
Sungai Brantas, pencemaran industri, kualitas air, kesehatan masyarakat, tata kelola lingkunganAbstract
Sungai Brantas merupakan salah satu sumber daya air terpenting di Jawa Timur yang mendukung kebutuhan domestik, pertanian, industri, dan fungsi ekologis. Artikel investigatif ini mengkaji pencemaran yang dilaporkan berasal dari aktivitas industri serta implikasinya terhadap warga di sepanjang Daerah Aliran Sungai Brantas, dengan fokus pada penurunan kualitas air, keluhan kesehatan masyarakat, tata kelola lingkungan, dan keterbukaan informasi publik. Investigasi menggunakan kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, pengumpulan data kualitas air yang tersedia secara publik, dan visualisasi data. Naskah investigasi sumber melaporkan keluhan warga mengenai air berwarna gelap dan berbau, keberadaan buih serta endapan di beberapa titik sungai, dan keluhan gangguan kulit yang oleh warga dikaitkan dengan penurunan kualitas air. Sejumlah penelitian ilmiah mengenai Sungai Brantas juga mendokumentasikan persoalan kualitas air, termasuk parameter pencemaran dan kontaminasi logam berat pada beberapa lokasi. Analisis lebih lanjut menunjukkan persoalan tata kelola yang dilaporkan dalam investigasi, antara lain keterbatasan kapasitas pengawasan, terbatasnya akses publik terhadap informasi kualitas air, respons terhadap pengaduan yang belum optimal, dan koordinasi lintas daerah yang belum terintegrasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa pencemaran sungai perlu dipandang bukan hanya sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai persoalan kesehatan masyarakat, keterbukaan informasi, dan tata kelola. Penguatan pemantauan, pengendalian limbah industri, kanal pengaduan, dan partisipasi masyarakat menjadi kebutuhan penting dalam pengelolaan Sungai Brantas.References
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2025). Provinsi Jawa Timur dalam angka 2025. BPS Jawa Timur.
Budirahayu, T., Susanti, E., Sutinah, S., Kuntari, S., & Wicaksono, D. P. (2024). Women's awareness of river water quality and their vulnerability to use of Brantas River water. Jurnal Sosiologi Dialektika, 19(1)
Fitriyah, I. J., Habiddin, H., Saputro, S., Erlangga, S. Y., Muqoyyidin, A. W., & Ali, L. U. (2026). Seasonal water quality assessment and GIS-based pollution mapping of the Brantas River toward sustainable water management and SDG 6. Discover Environment, 4, 513. https://doi.org/10.1007/s44274-026-01064-w
Hayati, A., Tiantono, N., Mirza, M. F., Putra, I. D. S., Abdizen, M. M., Seta, A. R., Solikha, B. M., Fu’adil, M. H., Putranto, T. W. C., Affandi, M., & Rosmanida, R. (2017). Water quality and fish diversity in the Brantas River, East Java, Indonesia. Berkala Penelitian Hayati, 22(2), 43–49. https://doi.org/10.23869/100
Haribowo, R. (2025). Improving water quality through the collaboration of BrantaSae, RIVER, and citizen science in river cleaning actions. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement). https://doi.org/10.22146/jpkm.96740
Hertika, A. M. S., Arfiati, D., Lusiana, E. D., & Putra, R. B. D. S. (2022). Effect of environmental factors on blood counts of Gambusia affinis caught at Brantas River watershed, Indonesia. F1000Research, 10, 1169. https://doi.org/10.12688/f1000research.74117.2
Kurniawan, A., Dhea, L. A., Ulfa, S. M., Yanuar, A. T., Al Zamzami, I. M., & Nurjannah. (2025). Assessment of water quality in the upper Brantas River through microplastic-associated biofilms and heavy metal accumulation. International Journal of Environmental Studies, 82(4), 1707–1729. https://doi.org/10.1080/00207233.2025.2516390
Maulidah, M., et al. (2024). Kelimpahan dan keanekaragaman makrozoobentos sebagai bioindikator kualitas air Sungai Brantas wilayah hilir (Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya). Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 6(1). https://doi.org/10.21107/juvenil.v6i1.26683
Mahfudz, A. (2025). Pengaruh Grup WhatsApp Wali Santri terhadap Pola Komunikasi dan Pengambilan Keputusan di TPA AN-NOOR. JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting, 1(2), 120-129.
Mahmudah, I. Z. (2026). Komunikasi Krisis Berbasis Masyarakat sebagai Upaya Pengurangan Risiko Banjir Akibat Luapan Sungai di Wilayah Mulyorejo Utara, Surabaya. JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting, 2(1), 42-51.
Ministry of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia. (2021). Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 22 of 2021 on environmental protection and management.
Najihah, N., & Rachmadiarti, F. (2023). Analysis of heavy metal cadmium in aquatic plants in the Brantas River, Mojokerto City. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 12(2), 239–247. https://doi.org/10.26740/lenterabio.v12n2.p239-247
Nugroho, V. B. W., Elfonda, J. V., & Rachmanto, T. A. (2024). Analisis pengaruh musim penghujan dan musim kemarau terhadap kualitas wilayah Sungai Brantas. Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik, 2(3). https://doi.org/10.61132/venus.v2i3.360
Nugraheni, R., & Wijayati, E. W. (2021). Implementasi kebijakan pencegahan pencemaran air permukaan oleh air limbah industri di Daerah Aliran Sungai Brantas Kediri. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 6(1). https://doi.org/10.30829/jumantik.v6i1.7227
Prasetya, F. B., Umam, Y. I., & Budiyanto, R. (2023). Analisis parameter pencemaran air dalam penentuan kualitas Sungai Brantas. EVOLUSI: Journal of Mathematics and Sciences, 7(1). https://doi.org/10.51673/evolusi.v7i1.1685
Perusahaan Umum Jasa Tirta I. (2024). Informasi pengelolaan dan pemantauan sumber daya air Wilayah Sungai Brantas. Perum Jasa Tirta I.
Republic of Indonesia. (2009). Law of the Republic of Indonesia Number 32 of 2009 concerning environmental protection and management.
Republic of Indonesia. (2014). Law of the Republic of Indonesia Number 37 of 2014 concerning water resources.
Riniwati, H., & Sugiyanto, S. (2024). Water quality analysis and water pollution effect from upstream to downstream of Brantas River – East Java. Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari, 15(1). https://doi.org/10.21776/ub.jpal.2024.015.01.04
Shania, A. (2025). Pergeseran Penggunaan Flashdisk Ke Cloud Storage Dalam Perspektif Determinasi Teknologi. JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting, 1(2), 130-143.
United Nations Environment Programme. (2021). Making peace with nature: A scientific blueprint to tackle the climate, biodiversity and pollution emergencies. UNEP.
Yetti, E., Soedharma, D., & Hariyadi, S. (2011). Evaluasi kualitas air sungai-sungai di kawasan DAS Brantas Hulu Malang dalam kaitannya dengan tata guna lahan dan aktivitas masyarakat di sekitarnya. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 1(1), 10. https://doi.org/10.29244/jpsl.1.1.10
World Health Organization. (2022). Guidelines for drinking-water quality: Fourth edition incorporating the first and second addenda. World Health Organization.
Wulandari, F., & Diep, N. T. H. (2025). Evaluation of river water quality using the pollution index approach in the Brantas River Basin. RESWARA: Jurnal Riset Ilmu Teknik, 4(1). https://doi.org/10.70716/reswara.v4i1.366
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syafrizal Burhanuddin Ikhsan, Ravelino Dio Sukma Chaniago , Firqoh Najiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









