Persepsi Risiko Bencana Alam pada Pendaki Pemula: Analisis Komunikasi Risiko Berdasarkan Model Crisis and Emergency Risk Communication (CERC)
Keywords:
persepsi risiko, pendaki pemula, komunikasi risiko, CERC, mitigasi bencanaAbstract
Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia karena berada pada kawasan Ring of Fire. Meningkatnya minat masyarakat, khususnya mahasiswa, terhadap aktivitas pendakian gunung belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman mengenai mitigasi bencana dan kesiapsiagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi risiko bencana alam pada pendaki pemula serta mengkaji peran komunikasi risiko berdasarkan model Crisis and Emergency Risk Communication (CERC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap lima pendaki pemula di Kota Surabaya yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi risiko dibentuk oleh pengalaman pribadi, faktor emosional, paparan media, serta tingkat kepercayaan terhadap sumber informasi. Media sosial menjadi sumber informasi utama karena mudah diakses dan cepat, meskipun sumber resmi dinilai lebih kredibel. Penelitian juga menemukan bahwa komunikasi risiko yang diterima pendaki belum sepenuhnya mampu mendorong perilaku kesiapsiagaan. Penerapan prinsip-prinsip CERC menunjukkan bahwa komunikasi yang cepat, akurat, kredibel, empatik, dan mendorong tindakan nyata memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran risiko bencana pada pendaki pemula. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan strategi komunikasi risiko berbasis komunitas yang lebih efektif.
References
Acosta, J. D., Chandra, A., & Madrigano, J. (2018). An agenda to advance integrative resilience research and practice. RAND Corporation.
Bodemer, N., & Gaissmaier, W. (2015). Risk communication in health. Applied Psychology: Health and Well-Being, 7(2), 161–192.
Centers for Disease Control and Prevention. (2018). Crisis and Emergency Risk Communication (CERC) Manual. U.S. Department of Health and Human Services.
Covello, V. T., & Sandman, P. M. (2001). Risk communication: Evolution and revolution. In A. Wolbarst (Ed.), Solutions to an Environment in Peril (pp. 164–178). Johns Hopkins University Press.
Heimisdóttir, Þ., Sæþórsdóttir, A. D., & Gísladóttir, G. (2019). The sublime attraction of active volcanoes: An exploration of tourists' experiences during a long-distance hiking route in Iceland. Tourist Studies, 19(3), 258–275.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2023). PVMBG pantau 24 jam peningkatan aktivitas gunung api di Indonesia.
Lindell, M. K., & Perry, R. W. (2004). Communicating Environmental Risk in Multiethnic Communities. Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mu, Y., & Nepal, S. (2016). High mountain adventure tourism: Trekkers' perceptions of risk and death in Mt. Everest Region, Nepal. Asia Pacific Journal of Tourism Research, 21(5), 500–511.
Rahmi, M., & Djunaidi, Z. (2021). Persepsi risiko keselamatan dalam kegiatan pendakian gunung. Jurnal Dunia Kesmas, 10(2), 229–241.
Reynolds, B., & Seeger, M. W. (2005). Crisis and Emergency Risk Communication as an Integrative Model. Journal of Health Communication, 10(1), 43–55.
Slovic, P. (1987). Perception of Risk. Science, 236(4799), 280–285.
Slovic, P. (2000). The Perception of Risk. Earthscan.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Tamitiadini, D., Adila, I., & Dewi, W. (2019). Komunikasi Bencana: Teori dan Pendekatan Praktis Studi Kebencanaan di Indonesia. UB Press.
Yuniawati, Y., Ridwanudin, O., & Pancawati, D. (2019). An Investigation into Hiking Motivation. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 9(3), 782–788.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muthia Cinta Cahyani, Jasmine Diandra Adriani, Nudia Izza Tanzila, Nazwa Azzahra Jaelani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









