Kesenjangan antara Pengetahuan dan Kesiapsiagaan: Evaluasi Komunikasi Risiko Bencana Megathrust di Jawa Timur

Authors

  • Aurellya Linggar Pratiwi Program Studi Ilmu Komunikasi, Departemen Komunikasi, FISIP, Universitas Airlangga
  • Elizabeth Adelyne Putri Program Studi Ilmu Komunikasi, Departemen Komunikasi, FISIP, Universitas Airlangga
  • Stefanny Imelda Cristy Program Studi Ilmu Komunikasi, Departemen Komunikasi, FISIP, Universitas Airlangga
  • Gifta Putri Ramadhani Program Studi Ilmu Komunikasi, Departemen Komunikasi, FISIP, Universitas Airlangga
  • Alfatich Fairuz Habibie Program Studi Ilmu Komunikasi, Departemen Komunikasi, FISIP, Universitas Airlangga

Keywords:

komunikasi risiko, megathrust, kesiapsiagaan bencana, komunikasi kebencanaan, Jawa Timur

Abstract

Potensi gempa megathrust di selatan Pulau Jawa menjadi salah satu ancaman bencana terbesar yang dapat menimbulkan dampak multidimensional bagi masyarakat pesisir Jawa Timur. Meskipun informasi mengenai ancaman tersebut semakin sering disampaikan melalui berbagai media, tingkat kesiapsiagaan masyarakat masih menjadi pertanyaan penting dalam kajian komunikasi risiko kebencanaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat Jawa Timur terhadap potensi bencana megathrust serta mengevaluasi peran komunikasi risiko yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap masyarakat dan pemangku kepentingan kebencanaan. Analisis dilakukan menggunakan perspektif Risk and Crisis Communication Theory dari Coombs serta Theory of Planned Behavior dari Ajzen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat telah memiliki kesadaran dasar mengenai ancaman megathrust, namun pemahaman tersebut belum terkonversi menjadi perilaku kesiapsiagaan yang konkret. Rendahnya pemahaman jalur evakuasi, minimnya kepemilikan tas siaga bencana, serta terbatasnya keterlibatan dalam program mitigasi menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan risiko dan tindakan kesiapsiagaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya transformasi strategi komunikasi risiko dari pendekatan informatif menuju pendekatan partisipatif dan berbasis komunitas.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Journal of Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Astuti, C. W., & Kristiyono, J. (2025). Digital Storytelling di Konten Kecantikan TikTok: Membangun Kepercayaan Konsumen dan Perilaku Pembelian di Kalangan Gen Z di Surabaya. JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting, 1(1), 33-44.

BNPB. (2022). Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2022. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

BNPB. (2024). Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI). Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Coombs, W. T. (2019). Ongoing crisis communication: Planning, managing, and responding (5th ed.). Sage Publications.

Cvetković, V. M., Öcal, A., & Ivanov, A. (2023). Disaster preparedness and risk perception among local communities: A systematic review. International Journal of Disaster Risk Reduction, 89, 103617. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2023.103617

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Djalante, R., Shaw, R., & DeWit, A. (2020). Building resilience against biological hazards and pandemics: COVID-19 and its implications for the Sendai Framework. Progress in Disaster Science, 6, 100080. https://doi.org/10.1016/j.pdisas.2020.100080

Houston, J. B., Spialek, M. L., Cox, J., Greenwood, M. M., & First, J. (2021). The centrality of communication and media in fostering community resilience: A framework for assessment and intervention. American Behavioral Scientist, 65(8), 1077–1094. https://doi.org/10.1177/0002764221992826

Jokhanan Kristiyono, S. T., & Kom, M. M. (2022). Konvergensi media: Transformasi media komunikasi di era digital pada masyarakat berjejaring. Prenada Media.

Kristiyono, J., & Ida, R. (2019). Digital etnometodologi: Studi media dan budaya pada masyarakat informasi di era digital. Ettisal Journal of Communication, 4(2), 109-120.

Kristiyono, J., Febriyanti, S. N., & Ida, R. (2024). The visual identity of Indonesian post-structuralism in@ visual. jalanan's Instagram street art. Jurnal Studi Komunikasi, 8(3), 697-714.

Kristiyono, J., Purnama, N. L. A., Oktarina, R. A., & Kurniawaty, Y. (2025). Digital literacy health promotion in stunting prevention efforts for Surabaya Hebat Cadres. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 10(1), 104-115.

Kristiyono, J., Pramiswari, S., Tunggal, F. D., Nurdiansyah, M. I., Irfan, M., & Dhani, M. F. (2023). Peningkatan Literasi Media Konvergensi Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Yayasan Sosial Diyaul Hag Surabaya. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 345-350.

Kurniawati, D., & Suwito, S. (2021). Community preparedness toward tsunami disaster risk reduction in Indonesia: A review. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 708(1), 012091. https://doi.org/10.1088/1755-1315/708/1/012091

Lestari, P. (2018). Komunikasi bencana: Aspek penting pengurangan risiko bencana. PT Kanisius.

Lestari, P., Prabowo, A., & Wibawa, A. (2021). Disaster communication and community preparedness in Indonesia: Lessons from recent disasters. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 37(4), 253–270. https://doi.org/10.17576/JKMJC-2021-3704-15

Marfai, M. A., Sekaranom, A. B., & Ward, P. (2021). Community resilience and coastal disaster adaptation in Indonesia. Sustainability, 13(13), 7061. https://doi.org/10.3390/su13137061

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Norris, F. H., Stevens, S. P., Pfefferbaum, B., Wyche, K. F., & Pfefferbaum, R. L. (2008). Community resilience as a metaphor, theory, set of capacities, and strategy for disaster readiness. American Journal of Community Psychology, 41(1–2), 127–150. https://doi.org/10.1007/s10464-007-9156-6

Paton, D. (2019). Disaster risk reduction: Psychological perspectives on preparedness. Australian Journal of Psychology, 71(4), 327–341. https://doi.org/10.1111/ajpy.12237

Reynolds, B., & Seeger, M. W. (2005). Crisis and emergency risk communication as an integrative model. Journal of Health Communication, 10(1), 43–55. https://doi.org/10.1080/10810730590904571

Rudianto. (2015). Komunikasi dalam penanggulangan bencana. Jurnal Simbolika, 1(1), 51–61.

Sellnow, T. L., & Seeger, M. W. (2013). Theorizing crisis communication. Wiley-Blackwell.

Slovic, P. (2016). Understanding perceived risk: 1978–2015. Environment: Science and Policy for Sustainable Development, 58(1), 25–29. https://doi.org/10.1080/00139157.2016.1112169

Susanti, E., Widodo, S., & Kristiyono, J. (2026). Bencana dan Media Sosial: Studi Kasus Banjir Bandang di Kota Batu. JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting, 2(1), 30-41.

UNDRR. (2015). Sendai framework for disaster risk reduction 2015–2030. United Nations Office for Disaster Risk Reduction.

Widiyantoro, S., Gunawan, E., Muhari, A., Rawlinson, N., Mori, J., Hanifa, N. R., Susilo, S., Supendi, P., Shiddiqi, H. A., Nugraha, A. D., & Putra, H. E. (2020). Implications for megathrust earthquakes and tsunamis from seismic gaps south of Java, Indonesia. Scientific Reports, 10(1), 15274. https://doi.org/10.1038/s41598-020-72142-z

Widodo, S., Kristiyono, J., Aji, G. G., & Zulaikha, Z. (2026). Digital Capitalism and Platform Dependency in Indonesia: Media, Power, and Political Economy. The Journal of Society and Media, 10(1), 36-57.

Downloads

Published

24-06-2026

How to Cite

Pratiwi, A. L., Putri, E. A., Cristy, S. I., Ramadhani, G. P., & Habibie, A. F. (2026). Kesenjangan antara Pengetahuan dan Kesiapsiagaan: Evaluasi Komunikasi Risiko Bencana Megathrust di Jawa Timur. JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting, 2(2), 75–95. Retrieved from https://ejournal.penailmuwan.id/index.php/jintact/article/view/29