PENGARUH KONTEN EDUKASI BAHAYA BEGADANG DI INSTAGRAM TERHADAP POLA HIDUP SEHAT PENGIKUT @DR.TIRTA
Keywords:
komunikasi digital, komunikasi kesehatan, kolaborasi influencer, instagram, dr.tirtaAbstract
Perkembangan media sosial menjadikan platform digital sebagai sarana penyebaran informasi kesehatan, namun tingginya penggunaan media sosial belum sepenuhnya diikuti perubahan perilaku hidup sehat, khususnya kebiasaan begadang. Instagram sebagai media berbasis visual dimanfaatkan akun @dr.Tirta untuk menyampaikan konten edukasi kesehatan tentang bahaya begadang. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konten edukasi kesehatan tentang bahaya begadang pada akun Instagram @dr.Tirta terhadap perubahan pola hidup sehat pengikutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pengikut akun Instagram @dr.Tirta sebagai populasi penelitian. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratification yang menekankan peran aktif audiens dalam memilih dan menggunakan media. Terpaan konten diukur melalui durasi, frekuensi, dan atensi, sedangkan perubahan pola hidup sehat diukur melalui aspek kognitif, afektif, dan konatif. Hasil penelitian menunjukkan konten edukasi kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perubahan pola hidup sehat pengikut dengan koefisien determinasi sebesar 49,4%. Peningkatan terpaan konten edukasi kesehatan berkontribusi terhadap perubahan pola hidup sehat pengikut akun Instagram @dr.Tirta
References
Aditya, K. A. W., Mas’udah, E. K., & Pujiastuti, N. (2022). Pengaruh Instagram terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan SADARI. Jurnal Kesehatan, 13(2), 145–152.
Aminullah JR, R. X., & Kristiyono, J. (2021). Internet Marketing Strategy Demandailing Café in Building a Digital Brand on Instagram. Communicare: Journal of Communication Studies, 8(2), 165-178.
Asharani, L. (2024, December 27). Data pengguna media sosial di Indonesia 2024. Pantau.
https://www.pantau.com/teknologi/242835/data-pengguna-media-sosial-diindonesia-2024
Chairul, M., & Farida, N. (2023). Pengaruh konten pesan edukasi hidup sehat remaja di akun Instagram @dr.tirta. Journal Media Akademik, 6(3), 112–121.
Fahturosi, D. (2021). Dampak kebiasaan begadang terhadap pola tidur dan kesehatan remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 45–52.
Gushevinalti, P., & Heri. (2020). Transformasi karakteristik komunikasi di era konvergensi media. Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 6(1), 83–134.
Handayani, I. (2021). Media exposure and health information fulfillment among university students. Jurnal Komunikasi Indonesia, 10(2), 77–89.
Jokhanan Kristiyono, S. T., & Kom, M. M. (2022). Konvergensi media: Transformasi media komunikasi di era digital pada masyarakat berjejaring. Prenada Media.
Kreps, G. L., & Thornton, B. C. (1992). Health communication: Theory and practice. Waveland Press.
Kriyantono, R. (2010). Teknik praktis riset komunikasi. Kencana Prenada Media Group.
Kristiyono, J. (2015). Budaya internet: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam mendukung penggunaan media di masyarakat. Scriptura, 5(1), 23-30.
Kristiyono, J., Patriagama, M. R., Atma, A., Septyan, I., Hanafi, R., & Asrori, H. S. (2021). Pengembangan Digital Branding Kampung Hidropononik Medokan Ayu Surabaya. Prapanca: Jurnal Abdimas, 1(1), 46-59.
Kristiyono, J., Febriyanti, S. N., & Ida, R. (2024). The visual identity of Indonesian post-structuralism in@ visual. jalanan's Instagram street art. Jurnal Studi Komunikasi, 8(3), 697-714.
Pratiwi, D., & Nugroho, A. (2022). Health communication through Instagram: Digital health campaign strategies. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(2), 210–222.
Putri, R. P. (2022). Pengaruh terpaan informasi Instagram @kitabisacom terhadap keputusan followers berdonasi online di masa pandemi Covid-19. Jurnal Komunikasi Global, 11(1), 65–78.
Rahmawati, S., & Hidayat, T. (2021). Social media exposure and health awareness among young adults. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 12(1), 33–42.
Rozi, R. F. (2023). Kajian uses and gratification pengguna media sosial untuk komunikasi.
ROLLING Journal, 6(2), 70–85.
https://jseahr.jurnal.unej.ac.id/index.php/ROLLING/article/download/43858/13741/ 113335
Suparmo, L. (2020). Uses and gratifications theory dalam media sosial WhatsApp. Communicology
Journal, 11(2), 45–60.
https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/communicology/article/download/5128/3798 /9035
Sari, A. C., Hartina, R., Awalia, R., Irianti, H., & Ainun, N. (2021). Komunikasi digital dan perilaku pengguna media sosial di Indonesia. Jurnal Komunikasi Nusantara, 3(2), 101–112.
Sutrisno, B., & Ramadhan, A. (2024). Digital health information and behavioral change among social media users. Jurnal Komunikasi Digital, 8(1), 55–68.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Widiyanto, R., & Lestari, P. (2022). The role of Instagram in health promotion campaigns. Journal of Health Communication Indonesia, 7(2), 134–144.
Widodo, S., & Kristiyono, J. (2025). Challenges of Data Science Implementation in Indonesian Digital–Native Newsrooms: Detik. com and Kumparan. International Journal of Digital Multimedia Broadcasting, 2025(1), 7468405.
Yuliana, D., & Setiawan, H. (2023). Media sosial sebagai sarana edukasi kesehatan bagi generasi muda. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(1), 88–98.
Zarella, D. (2010). The social media marketing book. Serambi Ilmu Semesta.
YouGov. (2023, December). Survei durasi tidur orang dewasa Indonesia. Indonesiabaik.id.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hafid Husni Mubarok

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









